DP2KBP3A Inhil Lakukan Orientasi Pemanfaatan Aplikasi Elsimil
TEMBILAHAN, Medialokal.co - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menggelar Orientasi Pemanfaatan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) Kamis, (8/9/2022), kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) ,Pendamping Keluarga di setiap Desa/Kelurahan bertugas untuk mendampingi keluarga dalam usaha pencegahan dan penanganan stunting.
Sasaran, di antaranya calon pengantin, ibu hamil dan pasca persalinan dan baduta/balita.
Kepala DP2KBP3A Inhil R Arliansyah melalui Sekretaris Fathurrahman mengatakan, mengapresiasi kegiatan itu karena aplikasi Elsimil ini memberikan edukasi kepada masyarakat tentang upaya menekan stunting.
"Stunting ini menjadi ancaman bangsa, hal ini jangan kita biarkan akan menjadi dosa bagi generasi kita. Jangan kita mewariskan generasi lemah kepada bangsa ini," katanya.
Berbicara Stunting kata Fathurrahman bukan hanya tugas DP2KBP3A Inhil dan dinas kesehatan, tetapi semua pihak atau sektor harus bergandengan tangan, berkolaborasi siapa bekerja apa guna menekan angka stunting.
Ia juga mengatakan, dalam era saat ini maka cara komunikasi terhadap masyarakat keluarga menggunakan bahasa kekinian sehingga maksud dan tujuan dari DP2KBP3A Inhil itu bisa dengan mudah diterima oleh publik.
"Stunting terjadi mulai pada proses pembuatan antara sel telur dan sel sperma. Makanya dibilang itu stunting pasti pendek, tapi pendek belum tentu stunting," katanya.
Tapi gangguan tumbuh kembang itu tidak hanya menyerang tulang tangkai kaki, tetapi mengganggu secara keseluruhan organ tubuh, karena stunting prosesnya mulai terjadi pada saat sel telur dibuahi oleh sel sperma.
Bahkan katanya, juga mengganggu pertumbuhan sel otak, menyebabkan anak hidup dengan segala kekurangan pada otak yang kurang cepat memahami sesuatu atau orang kurang berkembang. (Adv)


Berita Lainnya
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Setelah Penyelidikan Mendalam, Polres Siak Ungkap Penyebab Kematian dr. Alex
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Setelah Penyelidikan Mendalam, Polres Siak Ungkap Penyebab Kematian dr. Alex