Kepala Puskesmas Pengalihan Keritang Ingatkan Pentingnya Imunisasi
Indragiri Hilir - UPT Puskemas Pengalihan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ikut mensukseskan pelaksanaan Pencanangan Crash Program Polio serentak se Kabupaten Indragiri Hilir, dengan melaksanakan di seluruh posyandu di wilayah kerja Puskemas Pengalihan Keritang, Senin 6 Maret 2023.
Dari data yang dirangkum, untuk pelaksanaan Pencanangan Crash Program Polio di hari pertama pencanangan tercatat sebanyak 122 anak disuntik IPV dan 590 anak vaksin bOPV.
Kepala UPT Puskesmas Pengalihan Keritang, Ns. Nurjihan, S.kep menjelaskan pentingnya imunisasi polio guna mencegah penyakit yang sering menyerang pada anak.
"Sangat penting, Karena seperti kita ketahui, jika anak sudah kena penyakit polio akan cacat seumur hidupnya, apalagi KLB sudah dekat dengan kita yaitu d Aceh, dan Riau resiko tinggi terjangkit KLB tersebut," jelas Kapus Pengalihan Keritang.
Karena pentingnya Imunisasi Polio, Ns. Nurjihan S.Kep menghimbau seluruh orang tua yang memiliki anak dari usia 0-59 bulan untuk membawa bayi atau pun balitanya ke pelayanan kesehatan terdekat seperti Puskesmas, posyandu.
"Untuk orang tua yang memiliki anak usia 0-59 bulan segera mendatangi pos-pos imunisasi terdekat mulai dari 6 Maret 2023 sampai 13 Maret 2023," pungkasnya.(Advertorial)


Berita Lainnya
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Setelah Penyelidikan Mendalam, Polres Siak Ungkap Penyebab Kematian dr. Alex
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Setelah Penyelidikan Mendalam, Polres Siak Ungkap Penyebab Kematian dr. Alex