Tragis, Wanita Muda di Inhu Tewas usai Ditikam 2 Kali oleh Suaminya Gara-gara Hal Sepele Ini
PEKANBARU - Pria berusia 25 tahun berinisial RL, diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Inhu, Provinsi Riau setelah diduga membunuh wanita bernama Heni. Korban tak lain dan tak bukan adalah istri pelaku. Perempuan berumur 25 tahun ini tewas setelah ditikam dua kali.
Ibu Rumah Tangga (IRT) ini meregang nyawa setelah sempat kritis usai ditikam suaminya RL. Nyawa Heni tak berhasil tertolong setelah sebilah pisau ditikamkan pelaku dua kali ke tubuhnya. Kejadian itu pada Minggu (31/12/2017) sore kemarin, di Desa Redang Seko, Inhu.
Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari melalui Kasat Reskrimnya AKP Febriandy saat dikonfirmasi GoRiau.com, Senin (1/1/2018) sore menuturkan, motif pembunuhan yang dilakukan RL diduga karena cemburu, di mana pelaku menuding istrinya ada hubungan dengan lelaki lain.
Sore nahas itu, RL sempat menanyakan perihal dugaan yang ia sangkakan ini kepada istrinya. Dalihnya, pelaku tidak mau kalau sang istri menduakannya. Padahal ia sendiri juga tidak tahu persis, apa benar istrinya ada hubungan dengan pria lain, dan belum tahu sampai sejauh mana.
Gelap mata, RL akhirnya berbuat nekat. Ia mengambil pisau lalu menusukkannya dua kali ke tubuh Heni hingga darah segar pun mengucur. Pasca kejadian, korban sempat dibawa ke Puskesmas Lirik untuk mendapat perawatan medis dalam kondisi kritis.
"Sempat dirawat namun akhirnya meninggal dunia," lanjut AKP Febriandy. Usai mendapat laporan tersebut, tim dari Satuan Reserse Kriminal Polres Inhu langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan RL. Kepada aparat, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya.
"Dia mengakui, menusuk istrinya dua kali di bagian perut. Untuk barang bukti yang kita sita antara lain sebilah pisau dapur, pakaian korban termasuk celananya serta pakaian yang dikenakan terduga pelaku tersebut. Anggota juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara," pungkasnya. (GoRiau.com)


Berita Lainnya
Asap Hitam Pekat Membubung, Warga Sungai Guntung Panik Saat Kebakaran Terjadi
Misteri di Balik Perubahan Sikap Aparatur Desa di Rengat, Dugaan Gratifikasi Kini Masuk Pidsus Kejari Inhu
Belum Ada Tersangka, Kejati NTT Masih Dalami Kasus Rumah Rusak Eks Pejuang Timtim dan Peran Pejabat Negara
Konflik Sungai Raya Memanas, Tiga Kades dan Satu Lurah Terseret Laporan Dugaan Gratifikasi
LBH Sri Rakyat Dorong Sinergi Kelembagaan untuk Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat di Inhil
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas
Asap Hitam Pekat Membubung, Warga Sungai Guntung Panik Saat Kebakaran Terjadi
Misteri di Balik Perubahan Sikap Aparatur Desa di Rengat, Dugaan Gratifikasi Kini Masuk Pidsus Kejari Inhu
Belum Ada Tersangka, Kejati NTT Masih Dalami Kasus Rumah Rusak Eks Pejuang Timtim dan Peran Pejabat Negara
Konflik Sungai Raya Memanas, Tiga Kades dan Satu Lurah Terseret Laporan Dugaan Gratifikasi
LBH Sri Rakyat Dorong Sinergi Kelembagaan untuk Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat di Inhil
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas