Lemahnya Penegakan HAM di Indonesia, BEM UNRI Adakan Aksi Mimbar Bebas dan Aksi Teatrikal
PEKANBARU, Medialokal.co - Rombongan mahasiswa Universitas Riau menggelar Aksi Mimbar Bebas dan Aksi Teatrikal Peringatan Hari HAM Internasional pada Jumat (10/12) pukul 16.45 di depan Rumah Dinas Gubernur Provinsi Riau. Aksi dipandu oleh Romadansyah Siregar selaku Koordinator Lapangan aksi teatrikal. Aksi dilaksanakan atas dasar kekecewaan terhadap lemahnya penegakan HAM di Indonesia.
Aksi diawali dengan pembentangan spanduk bertuliskan "HAM cuma peringatan omong kosong tentang penegakan" dan beberapa selebaran lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh Pela Sapira -Sekmen Kemenluniv BEM UNRI- dan penampilan aksi teatrikal dengan tema "Diam Ditindas, Bersuara Dibungkam". Aksi teatrikal ini memperagakan tentang kasus tewasnya anggota FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada awal tahun 2021. Aksi ini pun mendapat perhatian dari masyarakat yang sedang berkendara di jalan.
Dunia baru saja melewati perang dunia yang kedua, dimana terjadi banyak tindakan yang tidak manusiawi, terjadi banyak kejahatan, terjadi rasis dimana-mana, dan gejolak di dunia sedang melanda. Sudah 70 tahun lebih negara merdeka, sudah 22 tahun UU tentang HAM disahkan, namun tindakan yang berhubungan dengan HAM masih sering terjadi.
Pada penyampaian orasinya, Kaharuddin HSN DM selaku Presiden Mahasiswa mengatakan bahwa pada hari ini kita memperingati hari HAM Sedunia. "Hari ini kita memperjuangkan keadilan dari lemahnya aturan hukum yang ada. Hadirnya kita hari ini agar apa yang kita suarakan didengar oleh pemangku jabatan," ujar Kahar.
Aksi Mimbar Bebas dan Aksi Teatrikal diakhiri pada pukul 17.35 WIB dan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Muhammad Rafi. Lantunan lagu Buruh Tani juga menjadi penutup dari aksi mimbar bebas kali ini. (*)
Presiden Mahasiswa : Kaharuddin HSN DM
Wakil Presiden Mahasiswa : Razali
KEMENTERIAN SOSIAL POLITIK
BEM UNRI 2021/2022.


Berita Lainnya
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak