DP2KBP3A Inhil Gelar Orientasi Bagi TPK di Kecamatan Kateman
KATEMAN, Medialokal.co - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Inhil menggelar kegiatan Orientasi bagi Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kecamatan Kateman, Minggu (21/8/2022).
Dihadiri oleh Camat Kateman, ibu ibu Kader TPK Kecamatan Kateman, dan pihak DP2KBP3A Inhil.
Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada kader TPK di Kecamatan Kateman, agar mengetahui tupoksi, dan penyampaian materi tentang verifikasi dan validasi data keluarga beresiko stunting hasil pendataan tahun 2022 serta penggunaan aplikasi Elsimil untuk pendamping bagi Calon Pengantin.
Dalam sambutannya, Kepala DP2KBP3A Inhil melalui Kabid KB Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Asril mengatakan tujuan diadakannya kegiatan hari ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tim pendamping keluarga dalam melaksanakan pendampingan terhadap keluarga.
"Tugas tim pendamping ini nantinya seperti penyuluhan, fasilitasi layanan rujukan, serta survey dini factor risiko stunting. Ada beberapa langkah penurunan stunting yang dapat dilakukan dalam pendampingan terhadap keluarga yang berisiko yaitu terhadap calon pengantin, pendampingan terhadap ibu hamil, pendampingan terhadap ibu pasca melahirkan, pendampingan terhadap ibu menyusui dan pendampingan terhadap bayi baru lahir sampai pada umur 2 tahun,” jelasnya.
Ia menambahkan kegiatan ini merupakan kegiatan orientasi bagi kader Tim Pendamping Keluarga di Kecamatan Kateman yang nantinya seluruh kader ini memahami apa saja tugas pokok dalam TPK ini yaitu ada di dalamnya pendampingan kepada ibu hamil, pendampingan pasca salin dan catin atau calon pengantin.
“Kita harapkan dengan kegiatan ini para kader Tim Pendamping Keluarga ini menjadi paham, apa saja tugas nya ketika di lapangan,” tutupnya. (Adv)


Berita Lainnya
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Setelah Penyelidikan Mendalam, Polres Siak Ungkap Penyebab Kematian dr. Alex
Kapolsek Enok: Pekarangan Produktif, Keluarga Sejahtera
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Setelah Penyelidikan Mendalam, Polres Siak Ungkap Penyebab Kematian dr. Alex
Kapolsek Enok: Pekarangan Produktif, Keluarga Sejahtera