Pekanbaru Kebanjiran, Pj Walikota Bawa Pj Sekdako dan Para Pejabat 'Pelesiran' ke Jakarta
PEKANBARU, Medialokal.co – Musim hujan masih terus berlanjut, Kota Pekanbaru tambah terpuruk dalam banjir yang sudah membuat resah dan marah warga kota. Apalagi saat ini, Pj Walikota Muflihun dan Pj Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution serta beberapa pejabat teras Kota Pekanbaru sedang dinas luar ke Jakarta.
Banjir di kota Pekanbaru terlihat di sepanjang Jalan Satria, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, menuju Jondul, air menggenangi badan jalan hingga selutut orang dewasa. Ini menimbulkan masalah bagi setiap orang dan kendaraan yang melintasi jalan itu.
Bahkan di sepanjang Jalan Dwikora, air sampai masuk ke rumah-rumah warga. Diperkirakan banjir itu berasal dari luapan anak sungai Sail dan sungai Batak yang berada di sekitar area itu, dan tidak ada pembangunan IPAL seperti di daerah tengah kota.
Sebelumnya, Pemko pernah mengatakan bahwa salah satu penyebab banjir di Kota Pekanbaru akibat pembangunan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang merupakan proyek nasional di Kota Pekanbaru. Karena sejak dimulai proyek itu tiga tahun yang lalu, kondisi jalan Kota Pekanbaru jadi hancur dan rusak parah bahkan daerah yang sebelum ada proyek itu tidak pernah kena banjir sekarang asal ada hujan pasti banjir.
“Banjir sepanjang Jalan Satria sampai Jondul ini disinyalir akibat pendangkalan anak sunga Sail dan sungai Batak serta tidak kondusifnya parit atau gorong-gorong yang ada. Karena kalau disebabkan IPAL seperti yang terjadi di tengah kota, di daerah ini tidak ada proyek IPAL,” ungkap Berti Sitanggang, Ketua Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI) Riau, yang Kamis (22/12/2022) melewati Jalan Satria.
Dikatakan Berti, daerah itu merupakan daerah ketinggian dan banyak pemukiman di sekitarnya, selain perkantoran dan pertokoan. Untuk, itu dia meminta instansi terkait tanggap dan peduli dan segera melakukan pengerukan anak sungai dan gorong-gorong.
“ Kami menyayangkan, dalam kondisi ini para pejabat di Pemko Pekanbaru justru meninggalkan kota. Dari info yang kami dapat di Pemko, Pj Walikota dan Pj Sekdako tengah ke Jakarta mengikuti acara dengan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. Ini kan tidak bagus, sementara warga kota dapat musibah begini,” ungkap Berti.
Berti meminta PJ Walikota dan Pj Sekdako serta para pejabat itu segera kembali ke Pekanbaru dan mengurusi warganya. (*)


Berita Lainnya
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak