Jadi Agenda Tahunan, Wisata Religi Gema Muharram Paling Dinanti Masyarakat Inhil
TEMBILAHAN, Medialokal.co - Gema Muharram merupakan salah satu event wisata religi yang menjadi agenda tahunan bagi masyarakat Indragiri Hilir (Inhil).
Event ini dilaksanakan pada 10 Muharram Kalender islam yang berisikan berberapa rangkaian kegiatan seperti doa bersama, ceramah agama oleh penceramah ibukota, dan buka puasa bersama dengan bubur asyura.
Agenda kegiatan event wisata religi ini sempat tidak dilaksanakan berberapa tahun belakangan karena pandemi covid-19, dan insyaallah akan dilaksanakan kembali pada tahun 2023 / 1444 H, Bertepatan pada hari Jum’at 28 juli 2023/1445 H mendatang.
Event ini selalu dinantikan masyarakat di Kabupaten Inhil, Provinsi Riau hingga luar daerah yang ada di Indonesia.
Berbagai macam keunikan bisa didapatkan pada event tahunan ini, pastikan makan makanan khas yang selalu disuguhkan dengan jumlah yang begitu banyak.
Selain itu, dari sisi pakaian juga akan selalu kompak mengenakan putih-putih, dan sebagainya.
Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Disparporabud menjadikan ini sebagai wista religi event tahunan Kabupaten Inhil. (Adv)


Berita Lainnya
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur