Pencarian

9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Sektor Kesehatan Mendominasi Pipeline

Senin, 26 Oktober 2026 • 06:41:01 WIB
9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Sektor Kesehatan Mendominasi Pipeline
Bursa Efek Indonesia mencatat 9 perusahaan dalam pipeline IPO hingga 23 Oktober 2026.

MEDIALOKAL.CO — Bursa Efek Indonesia mencatat 9 perusahaan masih mengantre untuk melantai di pasar modal hingga 23 Oktober 2026. Sektor kesehatan menjadi kontributor terbesar dengan 4 calon emiten, disusul bahan baku dan energi yang masing-masing menyumbang 2 perusahaan.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 9 perusahaan masih berada dalam pipeline pencatatan saham perdana hingga 23 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, hanya satu perusahaan yang memiliki aset skala kecil atau di bawah Rp50 miliar berdasarkan klasifikasi POJK Nomor 53/POJK.04/2017.

Selebihnya merupakan calon emiten dengan skala aset menengah hingga besar. Komposisi ini menunjukkan minat perusahaan berkapitalisasi lebih besar untuk mencari pendanaan melalui pasar modal tetap terjaga di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya kondusif.

Sektor Kesehatan Paling Dominan di Antrean IPO

Perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan (healthcare) mendominasi antrean dengan 4 perusahaan. Sektor bahan baku (basic materials) dan energi masing-masing menyumbang 2 perusahaan, sedangkan sektor keuangan (financials) diwakili satu perusahaan.

Dominasi sektor kesehatan menandakan ekspansi layanan medis dan farmasi di dalam negeri masih menarik bagi pelaku usaha untuk menggalang dana publik. Sektor energi dan bahan baku yang ikut mengantre mencerminkan kebutuhan belanja modal besar di dua sektor padat modal tersebut.

Tujuh Emiten Sudah Melantai, Dana Terhimpun Rp2,16 Triliun

Sepanjang tahun ini hingga 23 Oktober 2026, BEI mencatat 7 perusahaan telah resmi mencatatkan sahamnya di bursa melalui IPO. Total dana yang berhasil dihimpun dari ketujuh emiten tersebut mencapai Rp2,16 triliun.

"Sampai dengan 23 October 2026 telah tercatat 7 perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan dana dihimpun Rp 2.16 triliun," demikian laporan BEI.

Beban Bagi Investor dan Pelaku Pasar

Antrean 9 perusahaan menjadi sinyal pasokan saham baru yang perlu dicerna pasar dalam beberapa bulan ke depan. Bagi investor, pipeline ini membuka opsi diversifikasi portofolio, terutama di sektor kesehatan yang jumlah emitennya masih relatif terbatas di bursa.

Namun, besarnya pasokan saham baru juga menuntut seleksi lebih ketat. Kualitas fundamental calon emiten, termasuk skala aset dan prospek laba, menjadi faktor penentu apakah penawaran akan terserap optimal atau justru menekan harga di pasar sekunder.

Bagi pelaku usaha yang tengah menyiapkan IPO, komposisi pipeline ini memberi gambaran persaingan perhatian investor antar sektor. Emiten dari sektor yang sudah ramai di bursa perlu menyiapkan cerita pertumbuhan yang lebih meyakinkan agar valuasi tidak tertekan.

Sumber: cnbcindonesia.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks