Pencarian

Jasa Marga (JSMR) Buka Opsi Buyback Saham, Prioritas Likuiditas dan Ekspansi

Senin, 26 Oktober 2026 • 07:40:31 WIB
Jasa Marga (JSMR) Buka Opsi Buyback Saham, Prioritas Likuiditas dan Ekspansi
Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Trias Andriyanto, menyampaikan keterangan resmi terkait opsi buyback saham perseroan.

MEDIALOKAL.CO — PT Jasa Marga (Persero) Tbk membuka peluang pembelian kembali saham atau buyback di tengah gejolak pasar modal. Opsi aksi korporasi itu masih dikaji dengan mempertimbangkan kebutuhan likuiditas serta rencana ekspansi operasional jalan tol. Keputusan akhir belum diambil, dan perseroan menegaskan setiap langkah bakal mengikuti prinsip kehati-hatian.

Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Trias Andriyanto, menyatakan perseroan terus memantau kondisi pasar modal di tengah dinamika ekonomi domestik maupun global. Pemantauan itu dilakukan agar kebijakan perusahaan tetap sejalan dengan target pertumbuhan jangka panjang.

Menurut Trias, setiap alternatif aksi korporasi dikaji menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan prioritas bisnis. Buyback bukan satu-satunya pilihan yang dibahas.

Alasan Buyback Masih Sekadar Opsi

Jasa Marga menempatkan likuiditas sebagai pertimbangan utama. Pembelian kembali saham berpotensi menyerap kas yang sebenarnya dibutuhkan untuk membiayai operasional dan ekspansi ruas tol.

Karena itu, evaluasi atas opsi buyback dilakukan secara komprehensif. Tujuannya menjaga fundamental perusahaan tetap kokoh, bukan sekadar merespons gejolak harga saham.

"Evaluasi terhadap kemungkinan opsi buyback saham didasarkan pada kajian yang komprehensif dan menyeluruh demi menjaga fundamental perusahaan," kata Trias dalam keterangan resmi, Minggu (25/10/2026).

Ia menambahkan, Jasa Marga selalu mengutamakan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance dalam setiap aksi korporasi.

Struktur Keuangan Jadi Penentu

Kajian buyback juga bertujuan memastikan struktur keuangan perseroan tetap kuat. Bagi emiten jalan tol, struktur modal yang sehat menjadi syarat untuk mendukung keberlangsungan operasional ruas-ruas yang sudah beroperasi.

Jasa Marga menyatakan terus memperkuat fundamental bisnis, menjaga pertumbuhan kinerja keuangan, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Ketiga hal itu dinilai menjadi jalan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Belum ada keterangan mengenai besaran dana yang disiapkan, rentang harga pembelian, maupun tenggat pelaksanaan. Perseroan juga tidak menyebut apakah opsi ini akan dibawa ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam waktu dekat.

Tekanan di Pasar Modal

Wacana buyback muncul saat pasar modal Indonesia menghadapi tekanan. Aksi korporasi semacam ini lazim dipakai emiten untuk menopang harga saham yang dinilai belum mencerminkan nilai fundamental perusahaan.

Namun bagi Jasa Marga, keputusan itu tidak bisa dilepas dari karakter bisnisnya yang padat modal. Setiap rupiah kas yang dipakai untuk membeli saham sendiri berarti berkurangnya dana yang bisa dialokasikan ke pembangunan dan pemeliharaan jalan tol.

Sejumlah emiten BUMN lain juga pernah menempuh langkah serupa ketika harga saham tertekan. Pola yang biasa muncul: buyback dijalankan terbatas, dengan sumber dana dari kas internal, dan tetap memperhatikan kebutuhan belanja modal.

Yang jelas, Jasa Marga memilih menahan langkah. Buyback tetap berada di daftar opsi, bukan keputusan. Bagi investor, sinyal yang dikirim cukup lugas: perseroan ingin menjaga fleksibilitas keuangan sebelum mengikatkan diri pada aksi korporasi yang menguras kas.

Sumber: idxchannel.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks