Ibu tanpa Suami Melahirkan, Bayinya Tewas setelah Diberi Minum, Dikuburkan Diam-diam
MEDIALOKAL.CO - Seorang ibu kandung terpaksa dibawa ke kantor polisi, lantaran menyembunyikan kematian bayinya.
Inilah yang dialami ES, warga Nagori Purba Tongah, Kecamatan Purba, Simalungun. Dalam seminggu ini, masyarakat Nagori Purba Tongah dihangatkan isu bayi yang lahir dan dikubur. Namun isu itu hanya sebatas isu, sampai personel Polsek Purba datang ke lokasi, Kamis (7/12/2017).
Polisi langsung menuju samping rumah tersangka, dan melakukan penggalian di lokasi yang diduga sebagai kuburan bayi.
Polisi pun menemukan jasad bayi yang sudah membusuk, disaksikan oleh warga dan pangulu nagori. Setelah mengamankan ibu bayi, jasad bayi dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih untuk menjalani otopsi.
Kapolsek Purba AKP R Turnip membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya telah menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Satuan Reskrim Polres Simalungun. ES, ibu bayi sudah diamankan ke Polres Simalungun untuk menjalani pemeriksaan.
ES sendiri diduga terpaksa menguburkan bayinya lantaran kaget melihat bayinya tak bernyawa setelah diberinya air minum berlebihan.
ES, ini diduga ketakutan mendengar tangis bayi laki-laki yang dilahirkan tanpa bantuan orang lain itu, Jumat (1/12/2017) sekira Pukul 02.30 WIB. Bayi itu diduga hasil hubungan gelap, karena ES diketahui tidak tinggal bersama suami. Beberapa jam setelah itu, tubuh bayi kaku dan meninggal.
Ternyata setelah bayi meninggal pada pagi hari, si ibu tetap membiarkannya di dalam rumah. Namun pada sore hari, bayi dikuburkan di samping rumah.
Saat jasad bayi dikuburkan di samping rumah, seorang anak kecil diduga melihat dan setelah itulah isu bayi dikubur menyebar. Kabar tersebut kemudian sampai ke Polsek Purba, dan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi. (POJOKSUMUT.com)


Berita Lainnya
Asap Hitam Pekat Membubung, Warga Sungai Guntung Panik Saat Kebakaran Terjadi
Misteri di Balik Perubahan Sikap Aparatur Desa di Rengat, Dugaan Gratifikasi Kini Masuk Pidsus Kejari Inhu
Belum Ada Tersangka, Kejati NTT Masih Dalami Kasus Rumah Rusak Eks Pejuang Timtim dan Peran Pejabat Negara
Konflik Sungai Raya Memanas, Tiga Kades dan Satu Lurah Terseret Laporan Dugaan Gratifikasi
LBH Sri Rakyat Dorong Sinergi Kelembagaan untuk Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat di Inhil
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas
Asap Hitam Pekat Membubung, Warga Sungai Guntung Panik Saat Kebakaran Terjadi
Misteri di Balik Perubahan Sikap Aparatur Desa di Rengat, Dugaan Gratifikasi Kini Masuk Pidsus Kejari Inhu
Belum Ada Tersangka, Kejati NTT Masih Dalami Kasus Rumah Rusak Eks Pejuang Timtim dan Peran Pejabat Negara
Konflik Sungai Raya Memanas, Tiga Kades dan Satu Lurah Terseret Laporan Dugaan Gratifikasi
LBH Sri Rakyat Dorong Sinergi Kelembagaan untuk Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat di Inhil
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas