Ajak Anaknya yang Masih Sekolah Jualan Ganja, Janda Ini Menangis Saat Ditangkap Polisi
MEDIALOKAL.CO - Tak pantas, seorang ibu rumah tangga berinisial DL, yang sudah bercerai dari suaminya, nekat melibatkan anaknya berinisial MN yang masih duduk di kelas dua SMP, untuk berjualan ganja.
Kejadian tersebut berlangsung di Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Keduanya dibekuk polisi beserta barang bukti 30 kilogram ganja kering yang akan dikirim ke Malang, dan Bali.
DL hanya bisa menangis saat diperiksa polisi, terkait kasus peredaran ganja dengan melibatkan anaknya yang baru berusia 14 tahun.
Dihadapan polisi, DL mengaku terpaksa mengajak MN, anak laki lakinya ini, untuk ikut menjual ganja sejak bercerai dari suaminya satu tahun terakhir. Keduanya ditangkap polisi di rumahnya di Desa Huta Bangun, Mandailing Natal.
Dari pengakuan ibu dan anak ini, polisi juga berhasil menangkap seorang kakek yang memasok ganja kepadanya, yakni kakek berusia 67 tahun berinisial MR. MR diketahui juga memiliki ladang ganja di kawasan perbukitan Tor Sihite.
"Penangkapan terhadap tersangka DL dan MN, merupakan hasil pengembangan polisi dari penangkapan para pengedar ganja sebelumnya," tegas Kapolres Mandailing Natal, AKBP Horas Tua Silalahi.
Dia mengatakan, rencananya ganja akan dijual tersangka kepada seorang kurir dengan tujuan Malang, dan Bali, namun belum berhasil menjual ganja tersebut, para pelaku keburu ditangkap polisi.
Untuk sementara, polisi menduga kedua pelaku nekat berbisnis ganja karena tergiur keuntungan yang besar. Ganja dibeli dari petani ganja seharga Rp300 ribu/kg, dan akan dijual kembali seharga Rp2 juta/kg. (*)
Sumber: SINDOnews.com


Berita Lainnya
Asap Hitam Pekat Membubung, Warga Sungai Guntung Panik Saat Kebakaran Terjadi
Misteri di Balik Perubahan Sikap Aparatur Desa di Rengat, Dugaan Gratifikasi Kini Masuk Pidsus Kejari Inhu
Belum Ada Tersangka, Kejati NTT Masih Dalami Kasus Rumah Rusak Eks Pejuang Timtim dan Peran Pejabat Negara
Konflik Sungai Raya Memanas, Tiga Kades dan Satu Lurah Terseret Laporan Dugaan Gratifikasi
LBH Sri Rakyat Dorong Sinergi Kelembagaan untuk Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat di Inhil
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas
Asap Hitam Pekat Membubung, Warga Sungai Guntung Panik Saat Kebakaran Terjadi
Misteri di Balik Perubahan Sikap Aparatur Desa di Rengat, Dugaan Gratifikasi Kini Masuk Pidsus Kejari Inhu
Belum Ada Tersangka, Kejati NTT Masih Dalami Kasus Rumah Rusak Eks Pejuang Timtim dan Peran Pejabat Negara
Konflik Sungai Raya Memanas, Tiga Kades dan Satu Lurah Terseret Laporan Dugaan Gratifikasi
LBH Sri Rakyat Dorong Sinergi Kelembagaan untuk Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat di Inhil
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas