MEDIALOKAL.CO — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini dengan rentang support 5.180 hingga resistance 5.350. Pergerakan indeks bakal dipengaruhi sentimen perlambatan ekonomi semester II-2026 versi Fitch Ratings. Phintraco Sekuritas menyiapkan lima saham yang layak dicermati investor di tengah tekanan pasar.
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di rentang resistance 5.350, pivot 5.300, dan support 5.180 pada perdagangan hari ini. Rekomendasi itu disusun setelah IHSG ditutup melemah 1,99% ke level 5.266,13 pada perdagangan sebelumnya.
Secara teknikal, indikator MACD berbalik mengalami pelebaran histogram negatif. Stochastic RSI juga berpotensi death cross di area pivot, sinyal yang biasanya mengindikasikan tekanan jual masih berlanjut.
Level Kunci yang Menentukan Arah IHSG
Phintraco Sekuritas menyebut level support 5.180 menjadi penentu arah indeks hari ini. Jika level itu mampu menahan penurunan, IHSG berpotensi menguji level 5.300.
"Namun, jika IHSG hari ini ditutup di bawah level 5.180, akan berpeluang uji level support 5.100-5.000," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Artinya, rentang 5.100-5.000 menjadi zona waspada berikutnya bila support utama jebol. Sebaliknya, penembusan 5.300 membuka ruang pemulihan teknikal jangka pendek.
Fitch Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi di Bawah 5%
Sentimen eksternal datang dari Fitch Ratings yang memperkirakan kinerja ekonomi Indonesia tumbuh melambat di bawah level 5% pada semester II-2026. Secara kumulatif, ekonomi sepanjang tahun ini diproyeksi maksimal tumbuh 5,2%.
Angka itu berada di bawah target Pemerintah sebesar 5,4%. Fitch menilai dampak dukungan fiskal akan memudar setelah belanja difokuskan di awal tahun pada Semester I-2026.
Belanja konsumen juga diperkirakan melambat sepanjang sisa tahun 2026. Penyebabnya, tingkat keyakinan konsumen lebih rendah dibanding awal tahun ini.
Lima Saham yang Layak Dicermati
Di tengah tekanan indeks, Phintraco Sekuritas merilis lima saham yang dinilai layak dicermati pelaku pasar. Salah satunya adalah PT United Tractors Tbk (UNTR), emiten alat berat dan pertambangan yang biasa menjadi pilihan defensif saat pasar volatil.
- UNTR — emiten alat berat dan pertambangan
- Empat saham lain menyusul dalam riset Phintraco Sekuritas
Daftar lengkap kelima saham beserta level entry dan target harga tidak dirinci dalam kutipan riset yang dipublikasikan. Investor disarankan merujuk langsung ke riset resmi sekuritas untuk detail rekomendasi.
Apa Artinya bagi Investor
Posisi IHSG di 5.266,13 membuat indeks berada di bawah pivot 5.300. Selama indeks bertahan di bawah level itu, tekanan jual diperkirakan masih mendominasi.
Pelaku pasar perlu mencermati apakah support 5.180 bertahan hingga penutupan. Penutupan di bawah level tersebut membuka peluang pelemahan lanjutan ke 5.100-5.000, sementara penutupan di atas 5.300 menjadi sinyal awal rebound.
Dari sisi makro, proyeksi Fitch soal pertumbuhan 5,2% menjadi pengingat bahwa risiko perlambatan belum sepenuhnya tercermin di harga. Sentimen ini bisa menahan laju penguatan indeks meski secara teknikal sudah jenuh jual.