MEDIALOKAL.CO — Kementerian ESDM meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk mengawasi distribusi BBM bersubsidi dan BBM penugasan di 3.679 SPBU seluruh Indonesia. Pengawasan ini menyasar penyaluran bahan bakar agar subsidi tepat sasaran, dengan melibatkan talenta muda lulusan perguruan tinggi yang ditempatkan sesuai domisili provinsi. Pendaftaran petugas pengawas dibuka 23 Oktober hingga 1 November 2026 melalui portal resmi pengawalenergi.akamigas.ac.id.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan program tersebut bertujuan menjaga ketersediaan pasokan energi sekaligus meningkatkan transparansi tata kelola subsidi. Peluncuran berlangsung dalam rangkaian Malam Puncak Penghargaan Energi Subroto 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
"Tidak hanya memperkuat pengawasan distribusi BBM, program ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi talenta muda melalui pengalaman langsung di lapangan," ujar Yuliot dalam keterangan saat peluncuran program.
Siapa yang Terlibat dalam Pengawasan
Program Pengawal Energi 2026 merupakan kolaborasi Kementerian ESDM dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas. Pelaksanaannya melibatkan talenta muda lulusan perguruan tinggi.
Tugas mereka memantau distribusi BBM, memperkuat akurasi data, dan mengidentifikasi potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi maupun BBM penugasan. Penempatan petugas memprioritaskan putra-putri daerah sesuai domisili provinsi atau wilayah terdekat.
Meski begitu, peserta tetap wajib menandatangani pakta integritas dan menyatakan kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Cara Mendaftar dan Jadwal Pendaftaran
Pendaftaran Program Pengawal Energi 2026 dibuka pada 23 Oktober hingga 1 November 2026. Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi https://pengawalenergi.akamigas.ac.id.
Informasi lengkap soal persyaratan administrasi, dokumen yang dibutuhkan, dan tahapan seleksi dapat diakses melalui portal tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah formasi yang dibutuhkan dalam program ini.
Mengapa Pengawasan Diperketat
Yuliot menegaskan pengawasan lapangan harus didukung data yang akurat dan koordinasi antarlembaga. Dengan begitu, potensi penyimpangan dapat terdeteksi lebih cepat.
Harapan akhirnya, anggaran subsidi energi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak menerimanya. Program ini tidak mengubah besaran subsidi atau harga BBM yang berlaku.
Penghargaan Energi Subroto 2026
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian ESDM menyerahkan Penghargaan Energi Subroto 2026 kepada pelaku industri, pemerintah daerah, dan tokoh yang dinilai berkontribusi terhadap pengembangan sektor energi dan pertambangan nasional.
Yuliot menyebut penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, penghargaan ini bentuk apresiasi atas dedikasi para pelaku sektor energi sekaligus penghormatan terhadap kontribusi Prof. Subroto dalam membangun fondasi sektor energi dan pertambangan Indonesia.
Penghargaan Energi Subroto 2026 mencakup lima bidang: keunggulan operasional, keberlanjutan dan transisi energi, inovasi dan nilai tambah, tata kelola dan kepatuhan, serta partisipasi publik.
Waspadai Informasi Palsu
Pendaftaran Program Pengawal Energi 2026 hanya dilakukan melalui portal resmi pengawalenergi.akamigas.ac.id. Masyarakat diminta waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan panitia dan meminta biaya pendaftaran.
Informasi lebih lanjut mengenai program pengawasan BBM subsidi ini dapat ditanyakan langsung ke kanal resmi Kementerian ESDM atau BPH Migas.